expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Oktober 19, 2013

Petani Miskin Yang Bijak

Dahulu kala, ada seorang petani miskin di Cina. Suatu hari dia tidak punya nasi untuk dimakan, dan dia memutuskan untuk meminta pada tuan tanahnya. Jadi, dia membunuh seekor bebeknya dan membawanya ke tuan rumah sebagai hadiah.
Sang tuan tanah menerima hadiah tersebut dan berterima kasih kepada si petani.
“Bagaimana aku bisa membagi bebek ini dengan adil? Aku punya seorang istri, dua anak laki-laki dan dua anak perempuan,” Tanya sang tuan untuk menguji petani.
Petani itu mengambil pisaunya dan memotong kepala bebek. “Ini untuk tuan,” katanya. “karena tuan adalah kepala dari keluarga.”
Kemudian dia memotong kedua kaki bebek dan memberikannya pada kedua anak laki-lakinya. “Ini untuk kalian,” dia berkata, “karena kalian akan mengikuti jejak kaki ayah kalian.”
Berikutnya dia memotong dua sayap bebek dan memberikannya satu ke masing-masing anak perempuannya. “Ini untuk kalian,” karena kalian akan terbang pergi untuk menikahi orang lain.”
Akhirnya, dia mengambil yang terakhir dan memberikan pada istri sang tuan tanah karena istrinya lah yang mengurus dapur. Sang tuan tanah sangat senang dan memberikan petani itu beras dan juga uang.

Cerita petani miskin dan kuda putih

‎​Dahulu kala, ada seorg petani miskin memiliki seekor kuda putih yg sangat cantik & gagah.
Suatu hari, seorg saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yg sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia karna tdk menjual kudanya itu.
Keesokan hari nya, kuda itu hilang dr kandangnya. Maka teman-2 nya berkata : sungguh jelek nasibmu, padahal klo kemarin di jual kamu kaya, skrg kudamu sdh hilang. Si petani miskin hanya diam saja.
Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-2 nya berkata : wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan. Si petani hanya diam saja.
Beberapa hari kemudian, anak si petani yg sedang melatih kuda-2 baru mereka terjatuh dan kakinya patah. Teman-2 nya berkata : rupanya kuda-2 itu membawa sial, lihat skrg anakmu kakinya patah. Si petani tetap diam tanpa komentar.
Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa utk berperang, kecuali si anak petani karna tdk bisa berjalan. Teman-2 nya mendatangi si petani sambil menangis : beruntung sekali nasibmu karna anakmu tdk ikut berperang, kami hrs kehilangan anak-2 kami.
Si petani kemudian berkomentar : Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dgn mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses. Syukuri & terima keadaan yg terjadi saat ini, apa yg kelihatan baik hari ini belum tentu baik utk hari esok. Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk utk hari esok.

Selasa, Agustus 13, 2013

BERANI HADAPI TANTANGAN HIDUP


Kesulitan dan tantangan hidup membuat orang percaya TIDAK BERANI menyuarakan imannya.

Ditambah Iblis semakin gencar menyerang dan meneluarkan godaan, sehingga orang percaya meninggalkan Tuhan.

Hari ini adalah titik balik dalam kehidupan anda. Bangkitlah dan pandanglah tantangan hidup sebagai kesempatan yang diberikan Tuhan.
Sehingga anda menjadi pemenang yaitu pemenang dalam perlombaan iman.

Selamat berlomba!
Tuhan ada di pihakmu pasti engkau menang


Aminn ....